kayu manis

Khasiat Kayu Manis untuk Obat Diabetes

Khasiat Kayu Manis untuk Obat Diabetes

Sebenarnya untuk mengatasi penyakit diabetes tidak dibutuhkan obat khusus yang harus dibeli dengan harga yang sangat mahal karena penyakit ini bisa diatasi dengan menggunakan bahan alami misalnya kayu manis.

Kayu manis merupakan jenis rempah-rempah yang sering digunakan untuk memberikan tambahan citarasa dan aroma dalam suatu makanan atau minuman, obat-obatan, bahan tambahan untuk pembuatan parfum hingga bisa diolah menjadi anti mikroba.

Menurut beberapa ilmuwan yang telah meneliti kayu manis, ternyata kayu yang berkulit kasar ini tersusun dari turunan dari senyawa fenol, yaitu sinamaldehid.

Dalam dunia medis sinamaldehid diketahui mempunyai sifat sebagai vasodilasator secara in vitro dan anti-agregasi platelet.  Platelet merupakan kolesterol yang menempel pada pembuluh darah.

Pengumpulan (agregasi) platelet bisa menimbulkan lemak yang mengeras atau aterosklerosis pada pembuluh arteri.

Semua kandungan pada kayu manis tersebut membuat jenis rempah-rempah ini memiliki banyak manfaat kesehatan, misalnya menurunkan resiko stroke dan  aterosklerosis.

Jenis rempah-rempah yang mempunyai nama latin Cinnamomum burmannii ini ternyata sejak jaman dahulu sudah  dikenal bisa mengatasi diabetes mellitus (kencing manis ).

Pakar naturopati DR dr Amarullah Siregar mengatakan, “Rempah-rempah dengan aroma manis ini bekerja terhadap pankreas .”

”Dengan insulin, gula yang terdapat dalam darah diolah menjadi energi sehingga tidak mengendap dalam sel-sel darah,” tambahnya.

Pankreas merupakan organ tubuh manusia yang menghasilkan insulin. Sedangkan hormon insulin memiliki peran sebagai seperti kunci yang mengirim gula darah ke dalam sel-sel tubuh.

Para penderita diabetes mellitus mengalami gangguan pada tubuhnya sehingga sehingga sensivitas tubuh terhadap insulin menjadi berkurang atau tidak bisa menghasilkan insulin secara memadai yang membuat kadar gula darah dalam tubuh tetap tinggi karena tidak bisa masuk ke dalam sel-sel tubuh.

DR dr Amarullah Siregar menyatakan bahwa kayu manis mempunyai efek biomolekuler di dalam pankreas karena mengandung PTP1B yang merupakan senyawa kimia yang bekerja dengan mengaktifkan senyawa dalam pankreas dengan cara mengaktifkan sel beta yang berfungsi menghasilkan insulin.

Setelah itu gula darah bisa masuk karena insulin akan membuka pintu sel darah merah lalu merubahnya menjadi energi.

Senyawa PTP1B juga bekerja di sel alfa yang berperan untuk membantu organ liver memproduksi glikogen.  Sel ini mengubah gula menjadi cadangan energi atau glikogen.

Obat herbal seperti kayu manis tidak sama dengan obat-obat diabetes yang langsung menurunkan gula darah karena kayu manis bekerja dengan cara mengoptimalisasi fungsi organ tubuh yang masih berfungsi dengan baik.

Sebenarnya naiknya kadar gula darah hanya merupakan simptom dari gangguan insulin. Sumbernya adalah adanya masalah pada organ pankreas sehingga  fungsi dari organ pankreas harus diperbaiki.

Para Ilmuwan di Amerika menyebutkan bahwa mengkonsumsi setidaknya 1 sendok teh kayu manis dalam sehari bisa membantu mencegah diabetes.

Para ilmuwan yang berasal dari US Agricultural Research Services Nutrition Laboratories di Beltsville, menemukan bukti bahwa ekstrak kayu manis bisa meremajakan kemampuan tubuh supaya lebih responsif terhadap insulin.

Pada kenyataannya hasil percobaan di laboratorium memperlihatkan bahwa pengolahan glukosa bisa mengalami peningkatan hingga 20 kali lipat.

Efek tersebut disebabkan karena kayu manis mengandung methylhydroxy chalcone polymer. Hasil percobaan sebelumnya yang menggunakan tikus memperlihatkan bahwa terdapat penurunan konsentrasi glukosa darah yang tinggi setelah pemberian turunan kayu manis tersebut.

Hasil penelitian serupa dari Pakistan juga memperlihatkan bahwa setelah menggunakan kayu manis selama 40 hari ternyata bisa menurunkan kadar gula darah puasa, kolesterol jahat LDL dan kolesterol total serta trigliserida.

Selama 20 hari berikutnya masih terjadi penurunan tersebut. Penelitian ini memperlihatkan bahwa mereka bisa merasakan manfaat ini jika menerima kayu manis setidaknya 1 gram dalam sehari.

Sebenarnya kayu manis banyak ditemukan di berbagai daerah di Indonesia terutama di Sumatera. Namun sayangnya penggunaan kayu manis sebagai obat ternyata sudah terlebih dahulu dipatenkan oleh Amerika Serikat dengan merk dagang Cinulin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>